Klinik Medis Bergerak Perluas Jangkauan Layanan Kesehatan Pedalaman
JKT.NEWS -- Program Klinik Medis Bergerak yang dilaksanakan di Desa Pasir Gadung, Kecamatan Cikupa, Kabupaten Tangerang, Banten, mencatatkan capaian pelayanan terhadap 653 pasien dalam satu hari pelaksanaan pada Ahad (7/6/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari kolaborasi kemanusiaan antara Rabithah Alam Islami, Islamic Medical Service (IMS), dan Indofest Global Pratama dalam memperluas akses kesehatan masyarakat.
Pelaksanaan program dilakukan melalui dua posko pelayanan yang ditempatkan di Kampung Teuras dan Kampung Sanding. Strategi ini diterapkan untuk memastikan jangkauan pelayanan lebih luas mengingat kondisi jalan yang rusak dan sulit dilalui.
Posko Kampung Teuras melayani masyarakat yang tinggal di kawasan paling terisolasi, sedangkan Posko Kampung Sanding menjadi pusat layanan bagi warga dari Kampung Pasir Gadung, Kampung Sanding, Kampung Bubur, dan Kampung Bubur Sabrang.
Kepala Program Klinik Medis Bergerak, Ridho Muhammad Fatihuddin, menjelaskan bahwa kondisi akses menjadi pertimbangan utama dalam penyusunan strategi pelayanan.
Akses logistik dan mobilisasi tim medis ke wilayah ini menjadi tantangan terbesar terutama karena akses jalannya yang rusak parah dan berbatu. Sementara, jelas Ridho, jika hanya berpusat di satu titik, pihaknya khawatir warga dari kampung lain tidak akan bisa menjangkaunya karena kendala transportasi.
"Oleh karena itu, kami jemput bola dengan membagi dua posko agar jarak tempuh warga lebih dekat," ujar Ridho dalam keterangannya.
Sepanjang kegiatan berlangsung, masyarakat mendapatkan berbagai layanan kesehatan mulai dari pemeriksaan fisik, konsultasi dokter umum, pemberian resep, hingga obat-obatan sesuai kebutuhan pasien.
Jumlah 653 pasien yang berhasil ditangani dalam satu hari menunjukkan tingginya kebutuhan layanan kesehatan di wilayah tersebut. Data tersebut juga menjadi indikator besarnya antusiasme masyarakat terhadap program yang mendekatkan akses kesehatan ke lingkungan tempat tinggal mereka.
Di akhir kegiatan, Ridho Muhammad Fatihuddin menegaskan bahwa pelaksanaan program di Banten menjadi dorongan untuk melanjutkan kegiatan serupa di wilayah lain yang masih menghadapi kendala akses kesehatan.
"Melihat angka 653 pasien yang kami tangani hanya dalam satu hari menunjukkan betapa daruratnya pemenuhan hak kesehatan di wilayah ini. Kami mengucapkan terima kasih atas dukungan para mitra dan antusiasme warga. Insyaallah, program Klinik Medis Bergerak ini akan terus bergerak, menembus batas, dan membawa kesembuhan ke wilayah-wilayah pedalaman lainnya," kata Ridho.
Program ini dinilai menunjukkan pentingnya kolaborasi berbagai lembaga dalam memperluas akses layanan kesehatan masyarakat. Melalui sinergi tersebut, pelayanan medis dapat hadir langsung di wilayah yang membutuhkan dan menjangkau masyarakat yang selama ini menghadapi keterbatasan akses akibat kondisi medan maupun jarak.
Dengan capaian ratusan pasien dalam satu hari, Klinik Medis Bergerak menutup kegiatan di Pasir Gadung dengan komitmen untuk melanjutkan pelayanan ke wilayah-wilayah lain yang masih menghadapi tantangan serupa.
INTAN FARHANA
