Perkuat Kemandirian Ekonomi, DPW Hidayatullah Jakarta Jajaki Kerjasama dengan Dinas PPKUKM DKI
JKT.NEWS -- Penguatan peran organisasi kemasyarakatan dalam pembangunan ekonomi menjadi bagian penting dari agenda pembangunan daerah. Dalam konteks tersebut, sinergi antara lembaga kemasyarakatan dan pemerintah daerah dipandang strategis untuk mendorong pemberdayaan masyarakat yang berkelanjutan, khususnya melalui penguatan kapasitas ekonomi dan tata kelola kelembagaan.
Atas dasar pemikiran tersebut, jajaran pengurus baru Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Hidayatullah DKI Jakarta melakukan kunjungan silaturahmi strategis ke Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (PPKUKM) Provinsi DKI Jakarta. Selasa, (06/01/2026)
Pertemuan ini diarahkan untuk menyelaraskan program organisasi dengan kebijakan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, terutama dalam bidang pemberdayaan ekonomi masyarakat dan penguatan usaha kecil.
Rombongan DPW Hidayatullah DKI Jakarta dipimpin langsung oleh Ketua DPW, Suhardi, M.Pd.I, didampingi Sekretaris Wilayah, Bendahara Wilayah, serta perwakilan dari Departemen Ekonomi dan Departemen Dakwah Pelayanan Ummat. Kehadiran lintas departemen tersebut mencerminkan pendekatan terintegrasi yang diusung dalam kepengurusan periode 2025–2030.
Rombongan diterima secara resmi oleh Juanda Permana Jaya, SE, MM, selaku Kepala Bidang Perindustrian Dinas PPKUKM Provinsi DKI Jakarta. Diskusi berlangsung dalam suasana terbuka dan konstruktif dengan fokus pada peluang kolaborasi yang dapat direalisasikan dalam waktu dekat.
Dalam pemaparannya, Suhardi memperkenalkan struktur kepengurusan DPW Hidayatullah DKI Jakarta periode 2025–2030 yang hadir dalam pertemuan tersebut. Ia menjelaskan bahwa keterlibatan Departemen Ekonomi dan Departemen Dakwah Pelayanan Ummat menjadi bagian dari strategi organisasi dalam memadukan misi keumatan dengan kemandirian finansial.
“Kami membawa serta tim dari bidang ekonomi dan pelayanan ummat agar diskusi ini bisa langsung menyentuh teknis implementasi. Target kami di periode ini adalah penguatan kemandirian organisasi agar program-program dakwah dan sosial dapat berjalan secara berkelanjutan,” ungkap Suhardi selaku Ketua Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Hidayatullah DKI Jakarta.
Pengurus KSB Hidayatullah DKI Jakarta dan Kepala Bidang Perindustrian Dinas PPKUKM Provinsi DKI Jakarta.(Foto.Dok.Jkt.news)Menanggapi paparan tersebut, Juanda Permana Jaya menyampaikan sejumlah peluang konkret yang dinilai relevan untuk dikerjasamakan. Ia menekankan pentingnya organisasi kemasyarakatan untuk masuk dan beradaptasi dengan ekosistem digital pemerintah sebagai bagian dari tata kelola ekonomi modern.
Sinergi Lintas Departemen untuk Kemandirian
Dalam diskusi tersebut, Suhardi menyampaikan Kehadiran Departemen Ekonomi dan Departemen Dakwah Pelayanan Umat secara khusus menunjukkan keseriusan Hidayatullah dalam memadukan misi keumatan dengan kemandirian finansial.
"Kami membawa serta tim dari bidang ekonomi dan pelayanan ummat agar diskusi ini bisa langsung menyentuh teknis implementasi. Target kami di periode ini adalah penguatan kemandirian organisasi agar program-program dakwah dan sosial dapat berjalan secara berkelanjutan," ungkap Suhardi.
Peluang Eksekusi Jangka Pendek
Menanggapi paparan tersebut, Juanda Permana Jaya menyampaikan sejumlah peluang konkret yang dinilai relevan untuk dikerjasamakan. Ia menekankan pentingnya organisasi kemasyarakatan untuk masuk dan beradaptasi dengan ekosistem digital pemerintah sebagai bagian dari tata kelola ekonomi modern.
Optimalisasi E-Order, yaitu peluang bagi unit usaha di bawah naungan Hidayatullah untuk terdaftar sebagai penyedia kebutuhan rapat dan operasional di lingkungan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.
Kolaborasi pelatihan kewirausahaan, yaitu DPW Hidayatullah DKI Jakarta dan Dinas PPKUKM guna meningkatkan kapasitas kader dalam mengelola dan mengembangkan unit usaha secara profesional.
“Sinergi ini sangat memungkinkan, terutama melalui program E-Order dan pelatihan kewirausahaan. Kami menyambut baik semangat DPW Hidayatullah Jakarta untuk mandiri secara ekonomi,” ujar Juanda Permana Jaya.
Pertemuan tersebut ditutup dengan kesepahaman kedua belah pihak untuk menindaklanjuti hasil diskusi melalui pembahasan teknis lanjutan, sebagai langkah awal menuju kerjasama yang lebih terstruktur di masa mendatang.
