wb_sunny

Breaking News

Telah Dibuka Pendaftaran Inden SMP Pondok Pesantren Tahfidz Global Jakarta Beasiswa Penuh Sampai Lulus Call/WA 0813-2248-2220 | Pesan Kue dan Catering untuk Acara atau Hajatan Daerah Depok dan Jakarta WA Mr Gajah 0895-0136-6671 | Desain dan Cetak Kebutuhan Bisnis Anda, Kami Kerjakan dan Hasilnya Dikirim ke Alamat Anda WA 0895-3505-29794 | Bisnis Anda Ingin Tampil Di SIni dan Dikenal Lebih Luas di Jakarta dan Sekitar? Iklankan di Sini Sekarang! Hubungi Kita di media@medianetwork.my.id | 081288284898

Hidayatullah DKI Jakarta Bangun Sinergi dengan KADIN DKI Jakarta

Hidayatullah DKI Jakarta Bangun Sinergi dengan KADIN DKI Jakarta


Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Hidayatullah DKI Jakarta melakukan silaturahim dengan Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (KADIN) DKI Jakarta Hj. Diana Dewi, S.E., yang juga Owner PT Suri Nusantara Jaya (Toko Daging Nusantara), di kantornya, Tebet, Jakarta, Rabu (2/9/2026).

Pertemuan tersebut mempertemukan dua kekuatan yang memiliki ruang kontribusi berbeda, tetapi dapat saling menguatkan, yakni gerakan dakwah dan dunia usaha. 

Rombongan DPW Hidayatullah DKI Jakarta dipimpin Ketua DPW Suhardi, S.Th.I., M.Pd., bersama jajaran pengurus. Turut hadir Ketua Asosiasi Pengusaha Hidayatullah (Aphida), Fadlur Rahman.

Dalam suasana dialog yang hangat, pembahasan diarahkan pada peluang membangun kerja sama yang lebih konkret. Sejumlah isu menjadi perhatian, antara lain penguatan ekonomi umat, pemberdayaan pelaku usaha, pengembangan program sosial-keumatan, serta peningkatan literasi mengenai ekosistem halal.

Bagi Hidayatullah DKI Jakarta, membangun jejaring dengan kalangan usaha merupakan bagian dari strategi memperluas manfaat dakwah. Aktivitas keumatan tidak hanya membutuhkan penguatan spiritual, tetapi juga ekosistem ekonomi yang mampu meningkatkan kemandirian masyarakat.

Ketua DPW Hidayatullah DKI Jakarta Suhardi menegaskan bahwa orientasi tersebut menuntut dakwah untuk hadir lebih dekat dengan kebutuhan riil masyarakat.

"Dakwah tidak hanya hadir dalam bentuk ceramah, tetapi juga harus mampu membangun kolaborasi yang menghadirkan solusi bagi masyarakat, termasuk dalam penguatan ekonomi umat," ujarnya.

Dalam konteks Jakarta sebagai pusat aktivitas ekonomi nasional, kolaborasi organisasi kemasyarakatan dan dunia usaha dinilai memiliki ruang yang luas untuk dikembangkan. Penguatan usaha masyarakat, program sosial, hingga penerapan prinsip halal dapat menjadi titik temu antara kepentingan ekonomi dan agenda pemberdayaan.

Silaturahim tersebut sekaligus membuka peluang bagi terbentuknya program bersama yang lebih terukur. Kolaborasi diharapkan tidak berhenti pada pertemuan kelembagaan, melainkan berkembang menjadi kegiatan yang memberi manfaat langsung bagi pelaku usaha, masyarakat, dan ekosistem keumatan.

Pertemuan ini menegaskan bahwa jejaring dakwah pada era kekinian membutuhkan pendekatan lintas sektor. Ketika nilai keumatan bertemu dengan kapasitas dunia usaha, ruang kontribusi dapat diperluas dari sekadar penyampaian pesan menjadi penguatan kemandirian dan pemberdayaan masyarakat Jakarta. (adm/cha)

Tags