wb_sunny

Breaking News

Telah Dibuka Pendaftaran Inden SMP Pondok Pesantren Tahfidz Global Jakarta Beasiswa Penuh Sampai Lulus Call/WA 0813-2248-2220 | Pesan Kue dan Catering untuk Acara atau Hajatan Daerah Depok dan Jakarta WA Mr Gajah 0895-0136-6671 | Desain dan Cetak Kebutuhan Bisnis Anda, Kami Kerjakan dan Hasilnya Dikirim ke Alamat Anda WA 0895-3505-29794 | Bisnis Anda Ingin Tampil Di SIni dan Dikenal Lebih Luas di Jakarta dan Sekitar? Iklankan di Sini Sekarang! Hubungi Kita di media@medianetwork.my.id | 081288284898

Muslimat Hidayatullah Jaksel Padukan Edukasi, Silaturahmi, dan Aksi Sosial di HSJD

Muslimat Hidayatullah Jaksel Padukan Edukasi, Silaturahmi, dan Aksi Sosial di HSJD


JKT.NEWS --
Peringatan Hari Solidaritas Hijab Sedunia (HSJD) 2026 di Tebet Eco Park, Jakarta Selatan, Sabtu (19/9/2026), dikemas Muslimat Hidayatullah (Mushida) Pengurus Daerah Jakarta Selatan sebagai ruang perjumpaan antara edukasi keislaman, silaturahmi, dan aksi sosial. 

Kegiatan bertema “Hijabku Identitasku: Menjadi Muslimah Berdaya dengan Hijab” tersebut menyasar tidak hanya anggota organisasi, tetapi juga masyarakat yang beraktivitas di ruang publik.

Rangkaian kegiatan meliputi pembagian hijab dan pakaian muslimah layak pakai, wawancara singkat dengan pengunjung, gathering dan talkshow muslimah, serta pengenalan program sosial Muslimat Hidayatullah Jakarta Selatan. Format ini membuat pesan tentang hijab disampaikan melalui interaksi langsung dalam suasana yang terbuka dan komunikatif.

Ketua Pengurus Daerah Muslimat Hidayatullah Jakarta Selatan, Febri Yusnaini, menegaskan bahwa HSJD tidak diarahkan sekadar menjadi agenda seremonial. 

Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi kesempatan memperkuat pemahaman mengenai makna hijab sekaligus menghadirkan kepedulian yang dapat dirasakan masyarakat.

“Jilbab merupakan bagian dari syariat Islam yang menjadi wujud ketaatan seorang muslimah kepada Allah SWT. Lebih dari sekadar busana, jilbab memiliki makna ibadah, kehormatan, identitas, dan komitmen seorang muslimah dalam menjalankan ajaran Islam,” ujar Febri.

Pesan tentang hijab kemudian diperdalam melalui Gathering & Talkshow Muslimah bersama Bunda Aisyah, advisor Vanilla Hijab. 

Dalam sesi tersebut, ia mengajak peserta memandang berjilbab sebagai bagian dari perjalanan ketaatan yang berkaitan dengan pembentukan kepribadian dan ketakwaan. 

Perempuan pengusaha 68 tahun ini juga mendorong muslimah, termasuk mereka yang telah memasuki usia senja, untuk memperkuat aktivitas spiritual, menjaga kesehatan, memperhatikan nutrisi, serta memperbanyak doa dan sedekah.

“Pada akhirnya, seluruh ilmu dan amal yang kita jalani adalah bekal untuk mempersiapkan akhir kehidupan, agar kita dapat menghadap Allah SWT dalam keadaan husnul khatimah,” katanya.

Kehadiran kegiatan di taman juga membuka interaksi dengan warga yang tidak secara khusus datang mengikuti agenda keagamaan. Adinda, warga Jakarta Selatan yang tengah berolahraga, mengaku tertarik setelah melihat kegiatan tersebut.

“Saya sangat senang, acaranya positif banget. Kebetulan saya sedang menikmati udara segar di Taman Tebet, lalu tertarik dengan adanya acara Hari Solidaritas Hijab Sedunia. Pematerinya seru dan saya juga dapat hadiah hijab gratis,” ujarnya.

Selain berbagi hijab, Muslimat Hidayatullah Jaksel memperkenalkan program Sedekah Jumat Mushida sebagai bagian dari ikhtiar membangun kontribusi sosial berkelanjutan. 

Enam sasaran kegiatan mencakup penguatan solidaritas muslimah berhijab, edukasi mengenai hijab sebagai bentuk ketaatan, kampanye yang ramah di ruang publik, berbagi pakaian, penguatan ukhuwah, serta pengenalan program sosial organisasi.

HSJD secara internasional diperingati setiap 4 September. Pada 2026, rangkaian Muslimat Hidayatullah di berbagai daerah mengangkat tema besar “Muslimah Berhijab: Wujud Ketaatan, Pilar Kemuliaan.” 

NASYILA KHAIRUNNISAA

Tags